Gua Empo Sanga

 Liang Empo Sanga







Liang Empo Sanga merupakan sebuah gua yang terletak di pegunungan karst. Dari Labuan Bajo tempat ini dapat ditempuh selama kurang lebih tiga jam perjalanan. Keberadaan liang Empo Sanga di desa Wontong, Kecamatan Macang Pacar, Kabupaten Manggarai Barat, Flores Barat, Provinsi NTT. 


Secara etimologis, liang artinya gua, empo artinya sebuah sapaan untuk seorang nenek atau kakek atau nenek moyang dan Sanga artinya menerkam mangsa dan membawahnya ke atas perbukitan atau pepohonan yang paling tinggi. Kata Empo mengandung makna polisemi, yaitu (1) dimaknai sebagai sapaan untuk kakek atau nenek pada manusia dan (2) dimaknai sebagai sapaan untuk hewan atau binatang yang mempunyai kekuatan yang melampaui kekuatan manusia atau mempunyai kekuatan gaib. Empo yang dimaksud dalam cerita ini adalah burung raksasa yang mempunyai kekuatan gaib. Burung tersebut dianggap sakral dan magis. Nama burung tersebut Rajawali. Menurut kepercayaan masyarakat setempat, nenek moyang mereka adalah burung Rajawali. Jadi, liang Empo Sanga artinya sebuah gua alam tempat burung Rajawali tinggal dan memakan makanan yang dimangsanya.


Bagian dalam gua Empo Sanga, ruang-ruangnya seperti kamar-kamar atau ruang ganti dan setiap kamar ada tempat cuci tangan, seperti vestafel. Dapat dikatakan bahwa liang Empo Sanga ini seperti sebuah istanah yang mempunyai nilai sejarahnya. Pada bagian atas bukit liang Empo Sanga ada bilik khusus sebagai tempat memakan mangsanya dan pada bagian bawahnya terdapat banyak tulang binatang bekas makanan burung Rajawali tersebut. Di sekitar liang Empo Sanga ada juga gua Wae Bombang yang memiliki sejarah yang berkaitan. Mata air  Gua Wae Bombang berada dalam lubang dan warga sekitar itu menimbahnya di bawah lubang, seperti sumur alam. Di sekitar itu juga ada danau Sano Ndoeng.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

ODW Gua Batu Cermin

Situs Prasejarah Liang Verhoeven

Tete Kilu dan Kenangan yang Terlupakan